‹
AN 8.6

Dutiyalokadhammasutta

Dutiyalokadhammasutta

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 8.6

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana kita menyikapi pasang surut kehidupan sehari-hari. Perhatikan baik-baik perbedaan yang dijelaskan Buddha antara dua jenis orang dalam menghadapi delapan kondisi duniawi ini.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Buddha menjelaskan delapan kondisi duniawi—perolehan dan kehilangan, kemasyhuran dan kehinaan, celaan dan pujian, kebahagiaan dan penderitaan—yang selalu mengelilingi kehidupan manusia. Beliau membedakan bagaimana orang awam yang tidak terlatih larut dalam suka dan duka, sehingga pikirannya dikuasai oleh kondisi-kondisi tersebut, sementara siswa mulia yang terlatih memahami sifat tidak kekalnya dan tidak tergoyahkan. Perbedaan inilah yang menentukan terbebas atau tidaknya seseorang dari penderitaan.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an8.6:7.1

Lābho alābho ca yasāyaso ca,

Perolehan dan kehilangan, kemasyhuran dan kehinaan,

Gain and loss, fame and disgrace,

an8.6:7.2

Nindā pasaṁsā ca sukhaṁ dukhañca;

celaan dan pujian, serta kesenangan dan penderitaan;

blame and praise, and pleasure and pain.

an8.6:7.3

Ete aniccā manujesu dhammā,

hal-hal ini di antara manusia adalah tidak kekal,

These qualities among mankind are impermanent,

an8.6:7.4

Asassatā vipariṇāmadhammā.

tidak kekal, dan akan berubah.

transient, and perishable.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.