Yato kho te, bhikkhu, ayaṁ samādhi evaṁ bhāvito hoti bahulīkato, tato tvaṁ, bhikkhu, imaṁ samādhiṁ savitakkampi savicāraṁ bhāveyyāsi, avitakkampi vicāramattaṁ bhāveyyāsi, avitakkampi avicāraṁ bhāveyyāsi, sappītikampi bhāveyyāsi, nippītikampi bhāveyyāsi, sātasahagatampi bhāveyyāsi, upekkhāsahagatampi bhāveyyāsi.
Ketika, bhikkhu, konsentrasi ini telah dikembangkan dan dilatih demikian, maka, bhikkhu, engkau harus mengembangkan konsentrasi ini dengan berpikir dan merenung; engkau harus mengembangkannya tanpa berpikir, hanya dengan merenung; engkau harus mengembangkannya tanpa berpikir dan tanpa merenung; engkau harus mengembangkannya dengan sukacita; engkau harus mengembangkannya tanpa sukacita; engkau harus mengembangkannya dengan disertai kenikmatan; engkau harus mengembangkannya dengan disertai keseimbangan batin.
When this immersion is developed and cultivated in this way, you should develop it while placing the mind and keeping it connected. You should develop it without placing the mind, merely keeping it connected. You should develop it without placing the mind or keeping it connected. You should develop it with rapture. You should develop it without rapture. You should develop it with pleasure. You should develop it with equanimity.
