Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 8.61
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan hubungan kita dengan keinginan dan pencapaian. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha memetakan delapan sikap batin yang mungkin muncul dalam diri seorang praktisi, dan apa kriteria 'jatuh' atau 'tidak jatuh' dari Dhamma sejati.
Dalam sutta ini, Sang Buddha membabarkan delapan tipe individu berdasarkan sikap mereka terhadap keinginan akan perolehan materi (lābha). Delapan tipe ini disusun dari kombinasi dua faktor: apakah mereka berusaha atau tidak untuk mendapatkan perolehan, dan apakah mereka bersedih atau menjadi lengah ketika perolehan itu datang atau tidak datang. Sang Buddha kemudian mengelompokkan kedelapan tipe ini ke dalam dua kategori: mereka yang telah jatuh dari Dhamma sejati dan mereka yang tidak jatuh dari Dhamma sejati.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an8.61:5.1 Kemudian, para bhikkhu, ketika seorang bhikkhu berdiam dalam keterasingan, hidup mandiri, timbullah keinginan akan perolehan materi.
an8.61:5.2 Ia berusaha, berupaya, berdaya-upaya untuk memperolehnya.
an8.61:5.3 Meskipun ia berusaha, berupaya, berdaya-upaya, perolehan materi tidak datang kepadanya.
an8.61:5.4 Maka karena tidak memperoleh hal-hal materi itu, ia tidak bersedih, tidak merana, tidak meratap, tidak menangis memukul dada, dan tidak jatuh dalam kebingungan.
an8.61:5.6 ‘seorang bhikkhu yang hidup dengan keinginan akan perolehan materi. Ia berusaha, berupaya, berdaya-upaya untuk memperolehnya, tetapi tidak memperolehnya, lalu tidak bersedih dan tidak meratap, serta tidak jatuh dari Dhamma sejati.’
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.