an8.55:6.1 Dan apakah, brahmana, kehidupan yang seimbang itu?
an8.55:6.2 Di sini, brahmana, seorang putra keluarga, setelah mengetahui pemasukan kekayaannya dan setelah mengetahui pengeluaran kekayaannya, menjalankan kehidupan yang seimbang, tidak terlalu boros dan tidak terlalu kikir, dengan berpikir: ‘Dengan cara ini pemasukanku akan melebihi pengeluaranku, dan pengeluaranku tidak akan melebihi pemasukanku.’
an8.55:6.3 Bagaikan, brahmana, seorang penimbang atau murid penimbang yang mengangkat timbangan mengetahui: ‘Timbangan ini rendah sekian atau tinggi sekian,’
an8.55:6.4 demikian pula, brahmana, seorang putra keluarga, setelah mengetahui pemasukan kekayaannya dan setelah mengetahui pengeluaran kekayaannya, menjalankan kehidupan yang seimbang, tidak terlalu boros dan tidak terlalu kikir, dengan berpikir: ‘Dengan cara ini pemasukanku akan melebihi pengeluaranku, dan pengeluaranku tidak akan melebihi pemasukanku.’
an8.55:6.5 Jika, brahmana, seorang putra keluarga berpenghasilan kecil namun menjalankan kehidupan yang mewah, maka akan ada orang-orang yang berkata: ‘Putra keluarga ini memakan kekayaannya bagaikan pemakan buah ara!’
an8.55:6.6 Tetapi jika, brahmana, seorang putra keluarga berpenghasilan besar namun menjalankan kehidupan yang melarat, maka akan ada orang-orang yang berkata: ‘Putra keluarga ini akan mati kelaparan!’
an8.55:6.7 Akan tetapi, brahmana, ketika seorang putra keluarga, setelah mengetahui pemasukan kekayaannya dan setelah mengetahui pengeluaran kekayaannya, menjalankan kehidupan yang seimbang, tidak terlalu boros dan tidak terlalu kikir, dengan berpikir: ‘Dengan cara ini pemasukanku akan melebihi pengeluaranku, dan pengeluaranku tidak akan melebihi pemasukanku,’
an8.55:6.8 inilah yang disebut, brahmana, kehidupan yang seimbang.
