an8.54:5.1 Dan apakah, Byagghapajja, kehidupan yang seimbang itu?
an8.54:5.2 Di sini, Byagghapajja, seorang putra keluarga, setelah mengetahui pemasukan kekayaannya dan setelah mengetahui pengeluaran kekayaannya, menjalankan kehidupan yang seimbang, tidak terlalu boros dan tidak terlalu kikir, dengan berpikir: ‘Dengan cara ini pemasukanku akan melebihi pengeluaranku, dan pengeluaranku tidak akan melebihi pemasukanku.’
an8.54:5.3 Seperti halnya, Byagghapajja, seorang penimbang atau murid penimbang yang mengangkat timbangan mengetahui: ‘Timbangan ini rendah sekian atau tinggi sekian,’
an8.54:5.4 demikian pula, Byagghapajja, seorang putra keluarga, setelah mengetahui pemasukan kekayaannya dan setelah mengetahui pengeluaran kekayaannya, menjalankan kehidupan yang seimbang, tidak terlalu boros dan tidak terlalu kikir, dengan berpikir: ‘Dengan cara ini pemasukanku akan melebihi pengeluaranku, dan pengeluaranku tidak akan melebihi pemasukanku.’
an8.54:5.5 Jika, Byagghapajja, seorang putra keluarga yang berpenghasilan kecil menjalankan kehidupan yang mewah, maka akan ada orang-orang yang berkata: ‘Putra keluarga ini memakan kekayaannya seperti pemakan buah ara!’
an8.54:5.6 Tetapi jika, Byagghapajja, seorang putra keluarga yang berpenghasilan besar menjalankan kehidupan yang melarat, maka akan ada orang-orang yang berkata: ‘Putra keluarga ini akan mati seperti orang yang mati kelaparan!’
an8.54:5.7 Tetapi ketika, Byagghapajja, seorang putra keluarga, setelah mengetahui pemasukan kekayaannya dan setelah mengetahui pengeluaran kekayaannya, menjalankan kehidupan yang seimbang, tidak terlalu boros dan tidak terlalu kikir, dengan berpikir: ‘Dengan cara ini pemasukanku akan melebihi pengeluaranku, dan pengeluaranku tidak akan melebihi pemasukanku.’
an8.54:5.8 Ini disebut, Byagghapajja, kehidupan yang seimbang.
