Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 8.54
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini adalah salah satu ajaran Buddha yang paling praktis dan relevan bagi umat awam. Mari kita simak bagaimana Beliau merangkai keseimbangan antara kehidupan duniawi dan tujuan spiritual dalam satu kesatuan yang utuh.
Dīghajāṇu, seorang perumah tangga Koliya, bertanya kepada Buddha bagaimana umat awam yang menikmati kehidupan duniawi dapat memperoleh kesejahteraan dan kebahagiaan, baik di kehidupan ini maupun kehidupan mendatang. Buddha menjawab dengan mengajarkan delapan kualitas: empat untuk kebahagiaan duniawi (usaha, perlindungan, pertemanan baik, dan keuangan seimbang) dan empat untuk kebahagiaan spiritual (keyakinan, moralitas, kedermawanan, dan kebijaksanaan).
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an8.54:1.1 At one time the Buddha was staying in the land of the Koliyans, where they have a town named Kakkarapatta.
an8.54:1.2 Then Dīghajāṇu the Koliyan went up to the Buddha, bowed, sat down to one side, and said to him:
an8.54:1.3 “Sir, we are laypeople who enjoy sensual pleasures and living at home with our children. We use sandalwood imported from Kāsi, we wear garlands, fragrance, and makeup, and we accept gold and currency.
an8.54:1.4 May the Buddha please teach us the Dhamma in a way that leads to our welfare and happiness in this life and lives to come.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 8.54 · Khotbah tentang Dīghajāṇu | Tiga Keranjang