‹
AN 8.4

Dutiyaappiyasutta

Dutiyaappiyasutta

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 8.4

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini menyajikan daftar kualitas yang relevan bagi para bhikkhu, namun juga dapat menjadi renungan bagi siapa saja tentang pentingnya kerendahan hati, kebijaksanaan, dan perilaku yang baik dalam hubungan sosial.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan delapan kualitas yang membuat seorang bhikkhu tidak disukai dan tidak dihormati oleh rekan-rekan sebrahmacari, serta delapan kualitas yang membuatnya disukai dan dihormati. Kualitas negatif meliputi keinginan akan perolehan, penghormatan, dan ketenaran, tidak mengetahui waktu dan ukuran yang tepat, perilaku tidak suci, banyak bicara, serta suka mencaci dan menghina. Kualitas positif adalah kebalikannya: tidak melekat pada perolehan, penghormatan, dan ketenaran, mengetahui waktu dan ukuran, berperilaku suci, tidak banyak bicara, dan tidak mencaci atau menghina.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an8.4:2.1

Aṭṭhahi, bhikkhave, dhammehi samannāgato bhikkhu sabrahmacārīnaṁ piyo ca hoti manāpo ca garu ca bhāvanīyo ca.

Para bhikkhu, seorang bhikkhu yang memiliki delapan kualitas ini disukai dan disenangi oleh rekan-rekan sebrahmacari, dihormati dan dihargai.

A mendicant with eight qualities is liked and approved by their spiritual companions, and respected and admired.

an8.4:2.2

Katamehi aṭṭhahi?

Apakah delapan itu?

What eight?

an8.4:2.3

Idha, bhikkhave, bhikkhu na lābhakāmo ca hoti, na sakkārakāmo ca, na anavaññattikāmo ca, kālaññū ca, mattaññū ca, suci ca, na bahubhāṇī ca, anakkosakaparibhāsako ca sabrahmacārīnaṁ.

Di sini, para bhikkhu, seorang bhikkhu tidak menginginkan perolehan, tidak menginginkan penghormatan, tidak menginginkan ketenaran, mengetahui waktu yang tepat, mengetahui ukuran yang tepat, suci, tidak banyak bicara, dan tidak suka mencaci serta menghina rekan-rekan sebrahmacari.

It’s when a mendicant doesn’t desire material things, honor, and status. They know moderation and the proper time. Their conduct is pure, they don’t talk a lot, and they don’t insult and abuse their spiritual companions.

an8.4:2.4

Imehi kho, bhikkhave, aṭṭhahi dhammehi samannāgato bhikkhu sabrahmacārīnaṁ piyo ca hoti manāpo ca garu ca bhāvanīyo cā”ti.

Dengan memiliki delapan kualitas ini, para bhikkhu, seorang bhikkhu disukai dan disenangi oleh rekan-rekan sebrahmacari, dihormati dan dihargai.”

A mendicant with these eight qualities is liked and approved by their spiritual companions, and respected and admired.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.