an8.46:13.1 Yo so bhattu abbhantaro antojano—dāsāti vā pessāti vā kammakarāti vā—
an8.46:13.2 tesaṁ katañca katato jānāti akatañca akatato jānāti, gilānakānañca balābalaṁ jānāti khādanīyaṁ bhojanīyañcassa paccaṁsena saṁvibhajati.
Anuruddha dan Para Dewa yang Menyenangkan
Sutta ini diawali dengan kisah menarik tentang pertemuan Anuruddha dengan para dewa yang memiliki kekuatan luar biasa. Dari pengalaman itulah muncul pertanyaan tentang kehidupan yang baik, yang kemudian dijawab oleh Buddha secara praktis dan terperinci.
Suatu sore, Yang Mulia Anuruddha kedatangan sekelompok dewa Manāpakāyikā yang memamerkan kemampuan mereka mengubah warna, suara, dan kebahagiaan sesuka hati. Setelah para dewa itu pergi, Anuruddha bertanya kepada Buddha tentang kualitas apa yang menyebabkan seorang perempuan terlahir kembali di tengah para dewa tersebut. Buddha menjawab dengan menguraikan delapan kualitas seorang istri yang baik, mulai dari kesetiaan, keterampilan mengurus rumah tangga, hingga moralitas dan kedermawanan.
an8.46:13.1 Yo so bhattu abbhantaro antojano—dāsāti vā pessāti vā kammakarāti vā—
an8.46:13.2 tesaṁ katañca katato jānāti akatañca akatato jānāti, gilānakānañca balābalaṁ jānāti khādanīyaṁ bhojanīyañcassa paccaṁsena saṁvibhajati.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.