Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 8.42
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan praktik uposatha bukan sekadar sebagai aturan, melainkan sebagai cara untuk menyelaraskan diri dengan kualitas para Arahant. Mari kita simak bagaimana Buddha merinci setiap faktor dan menjelaskan besarnya manfaat yang bisa diraih.
Sutta ini menjelaskan secara terperinci tentang pelaksanaan uposatha yang dilengkapi dengan delapan faktor. Buddha menguraikan bagaimana seorang siswa mulia menjalankan setiap faktor dengan meniru perilaku para Arahant, dan kemudian menunjukkan manfaat luar biasa dari praktik ini, yang bahkan melampaui kekuasaan duniawi dan membuka jalan menuju kelahiran kembali di alam-alam surga.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an8.42:9.1 Para bhikkhu, seribu enam ratus tahun di alam manusia adalah satu hari satu malam bagi para dewa Paranimmitavasavatti.
an8.42:9.2 Tiga puluh hari demikian membentuk satu bulan.
an8.42:9.3 Dua belas bulan demikian membentuk satu tahun.
an8.42:9.4 Dengan tahun demikian, umur para dewa Paranimmitavasavatti adalah enam belas ribu tahun dewa.
an8.42:9.5 Mungkin saja, para bhikkhu, ada seorang perempuan atau laki-laki yang telah menjalankan uposatha dengan delapan faktor, setelah hancurnya jasmani, setelah kematian, terlahir kembali di tengah-tengah para dewa Paranimmitavasavatti.
an8.42:9.6 Inilah, para bhikkhu, yang kumaksud ketika Aku katakan:
an8.42:9.7 ‘Kekuasaan manusia itu hina dibandingkan dengan kebahagiaan para dewa.’
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 8.42 · Sutta Uposatha Lengkap (Delapan Faktor) | Tiga Keranjang