an8.42:15.1 So an ethical woman or man,
an8.42:15.2 who has observed the eight-factored sabbath,
an8.42:15.3 having made merit whose outcome is happiness,
an8.42:15.4 blameless, they go to a heavenly place.”
Sutta Uposatha Lengkap (Delapan Faktor)
Sutta ini mengajak kita merenungkan praktik uposatha bukan sekadar sebagai aturan, melainkan sebagai cara untuk menyelaraskan diri dengan kualitas para Arahant. Mari kita simak bagaimana Buddha merinci setiap faktor dan menjelaskan besarnya manfaat yang bisa diraih.
Sutta ini menjelaskan secara terperinci tentang pelaksanaan uposatha yang dilengkapi dengan delapan faktor. Buddha menguraikan bagaimana seorang siswa mulia menjalankan setiap faktor dengan meniru perilaku para Arahant, dan kemudian menunjukkan manfaat luar biasa dari praktik ini, yang bahkan melampaui kekuasaan duniawi dan membuka jalan menuju kelahiran kembali di alam-alam surga.
an8.42:15.1 So an ethical woman or man,
an8.42:15.2 who has observed the eight-factored sabbath,
an8.42:15.3 having made merit whose outcome is happiness,
an8.42:15.4 blameless, they go to a heavenly place.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.