Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 8.41
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini adalah panduan praktis tentang bagaimana umat awam dapat menjalankan hari uposatha dengan sungguh-sungguh. Perhatikan bagaimana setiap faktor dijelaskan dengan merujuk pada perilaku para Arahanto sebagai teladan, yang menjadi kunci dari praktik ini.
Dalam khotbah ini, Sang Buddha menjelaskan kepada para bhikkhu tentang praktik uposatha yang dijalankan dengan delapan faktor. Beliau menguraikan bagaimana seorang siswa mulia, pada hari uposatha, berniat untuk meniru perilaku para Arahanto dalam delapan hal, mulai dari tidak membunuh hingga menggunakan tempat tidur yang rendah. Sutta ini menekankan bahwa menjalankan uposatha dengan delapan faktor ini akan membawa buah dan manfaat yang besar.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
‘Selama hidupnya, para Arahanta telah meninggalkan menonton tarian, nyanyian, dan musik; serta menghias dan mempercantik diri dengan bunga, wewangian, dan kosmetik.
‘As long as they live, the perfected ones give up seeing shows of dancing, singing, and music; and attiring and adorning themselves with garlands, fragrance, and makeup.
Aku pun, pada hari dan malam ini, akan meninggalkan menonton tarian, nyanyian, dan musik; serta menghias dan mempercantik diri dengan bunga, wewangian, dan kosmetik.
I, too, for this day and night will give up seeing shows of dancing, singing, and music; and attiring and adorning myself with garlands, fragrance, and makeup.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.