kāmesumicchācāraṁ pahāya kāmesumicchācārā paṭivirato hoti
Selanjutnya, seorang siswa mulia meninggalkan perbuatan salah dalam hal nafsu indra. …
Furthermore, a noble disciple gives up sexual misconduct. …
Khotbah tentang Arus Jasa yang Melimpah
Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana praktik moralitas sehari-hari bukan sekadar aturan, melainkan bentuk pemberian yang luhur. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha merangkai lima sila sebagai 'pemberian besar' yang membawa kebahagiaan bagi diri sendiri dan semua makhluk.
Dalam khotbah ini, Sang Buddha menjelaskan kepada para bhikkhu tentang delapan jenis 'arus jasa' (puññābhisanda) yang membawa kebahagiaan dan menuntun menuju alam surga. Tiga arus jasa pertama berasal dari berlindung kepada Buddha, Dhamma, dan Saṅgha. Lima arus jasa berikutnya dijelaskan sebagai 'pemberian besar' (mahādāna), yaitu menghindari pembunuhan, pencurian, perbuatan salah dalam hal nafsu indra, ucapan dusta, dan minuman keras yang menyebabkan kelengahan. Setiap pantangan ini dipandang sebagai pemberian keamanan dan kebebasan dari permusuhan kepada makhluk yang tak terhitung banyaknya, yang pada gilirannya memberikan kebebasan yang sama kepada pelakunya.
kāmesumicchācāraṁ pahāya kāmesumicchācārā paṭivirato hoti
Selanjutnya, seorang siswa mulia meninggalkan perbuatan salah dalam hal nafsu indra. …
Furthermore, a noble disciple gives up sexual misconduct. …
…pe…
…pe… Ini adalah jenis jasa yang melimpah yang keenam …
This is the sixth kind of overflowing merit …
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.