Tasmā sampadamākaṅkhī,
Maka, jika seseorang menginginkan keunggulan,
So if a person wants excellence,
Sutta tentang Ladang
Sutta ini mengajak kita merenungkan kualitas penerima pemberian, tetapi juga kualitas diri sendiri. Perhatikan bagaimana perumpamaan ladang yang sederhana digunakan untuk menjelaskan hukum sebab-akibat yang mendalam dalam praktik memberi.
Sutta ini menggunakan perumpamaan ladang untuk menjelaskan kualitas penerima pemberian. Seperti benih yang ditanam di ladang yang baik akan menghasilkan panen melimpah, demikian pula pemberian kepada para petapa dan brahmana yang memiliki delapan faktor kesempurnaan akan membuahkan hasil yang besar. Delapan faktor tersebut adalah Jalan Mulia Berunsur Delapan, yang menjadi ukuran kelayakan seseorang menerima pemberian.
Tasmā sampadamākaṅkhī,
Maka, jika seseorang menginginkan keunggulan,
So if a person wants excellence,
sampannatthūdha puggalo;
hendaklah ia unggul dalam hal ini;
let them excel in this.
Sampannapaññe sevetha,
Bergaulah dengan mereka yang memiliki kebijaksanaan sempurna,
You should frequent those with excellent wisdom,
evaṁ ijjhanti sampadā.
agar keunggulanmu sendiri berkembang.
so that your own excellence will flourish.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.