‹
AN 8.2

Paññāsutta

Sutta tentang Kebijaksanaan

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 8.2

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini menyajikan daftar delapan faktor yang tampak sederhana namun saling terkait. Saat membacanya, perhatikan bagaimana setiap faktor membangun fondasi bagi faktor berikutnya, dan bagaimana keseluruhan faktor tersebut mengarah pada kebijaksanaan yang mendalam serta kehidupan komunitas yang harmonis.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan kepada para bhikkhu tentang delapan sebab dan kondisi yang mendukung perolehan serta perkembangan kebijaksanaan yang menjadi fondasi kehidupan spiritual. Delapan faktor tersebut mencakup bersandar pada guru, bertanya tentang ajaran, mengasingkan diri, bermoral, terpelajar, bersemangat, menghindari pembicaraan rendah, dan merenungkan muncul-lenyapnya lima kelompok unsur kehidupan. Sutta juga menunjukkan bagaimana kualitas-kualitas ini membuat seorang bhikkhu dihargai oleh rekan-rekan seperjalanannya dan membawa keharmonisan dalam komunitas.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an8.2:3.1

So taṁ dhammaṁ sutvā dvayena vūpakāsena sampādeti—kāyavūpakāsena ca cittavūpakāsena ca.

Setelah mendengar ajaran itu, ia menyempurnakan pengasingan ganda—pengasingan jasmani dan pengasingan batin.

After hearing that teaching they perfect withdrawal of both body and mind.

an8.2:3.2

Ayaṁ, bhikkhave, tatiyo hetu tatiyo paccayo ādibrahmacariyikāya paññāya appaṭiladdhāya paṭilābhāya, paṭiladdhāya bhiyyobhāvāya vepullāya bhāvanāya pāripūriyā saṁvattati.

Ini, para bhikkhu, adalah sebab ketiga, kondisi ketiga yang mengarah pada perolehan kebijaksanaan yang mendasari kehidupan spiritual, dan pada peningkatan, pertumbuhan, serta penyempurnaannya setelah diperoleh.

This is the third cause.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.