an8.26:4.1 "Tetapi, Yang Mulia, bagaimanakah kita mendefinisikan seorang umat awam yang berlatih demi kebaikan dirinya sendiri dan juga demi kebaikan orang lain?"
an8.26:4.2 "Jīvaka, ketika seorang umat awam sempurna dalam keyakinan pada dirinya sendiri dan mendorong orang lain untuk mencapai kesempurnaan dalam keyakinan;
an8.26:4.3 sempurna dalam moralitas pada dirinya sendiri dan mendorong orang lain untuk mencapai kesempurnaan dalam moralitas;
an8.26:4.4 sempurna dalam kedermawanan pada dirinya sendiri dan mendorong orang lain untuk mencapai kesempurnaan dalam kedermawanan;
an8.26:4.5 senang melihat para bhikkhu dan mendorong orang lain untuk senang melihat para bhikkhu.
an8.26:4.6 Ia sendiri ingin mendengar Dhamma sejati, dan mendorong orang lain untuk mendengarkan Dhamma sejati.
an8.26:4.7 Ia sendiri memiliki sifat mudah mengingat Dhamma yang telah didengar, dan mendorong orang lain untuk mengingat Dhamma.
an8.26:4.8 Ia sendiri merenungkan makna Dhamma yang telah didengar, dan mendorong orang lain untuk merenungkan makna Dhamma.
an8.26:4.9 Ia sendiri, setelah memahami makna dan Dhamma, berlatih sesuai dengan Dhamma, dan mendorong orang lain untuk berlatih sesuai dengan Dhamma.
an8.26:4.10 Dengan cara inilah, Jīvaka, seorang umat awam berlatih untuk kebaikan dirinya sendiri dan kebaikan orang lain.”
an8.26:4.11 Ke enam.

