Asandiddhañca bhaṇati,
Ucapannya tidak bernoda,
Their words aren’t poisoned,
Sutta tentang Misi
Sutta ini mengajak kita merenungkan kualitas-kualitas yang diperlukan untuk menjadi perwakilan yang baik, baik dalam konteks spiritual maupun kehidupan sehari-hari. Mari kita simak dengan tenang bagaimana Sang Buddha merinci kualitas-kualitas tersebut.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan delapan kualitas yang membuat seorang bhikkhu layak diutus sebagai utusan. Kualitas-kualitas tersebut mencakup kemampuan belajar, mengajar, mengingat, memahami, dan menyampaikan Dhamma, serta keterampilan membedakan yang sesuai dan tidak sesuai, dan tidak memicu pertengkaran. Beliau kemudian menegaskan bahwa Sāriputta memiliki semua kualitas ini, dan diakhiri dengan syair yang menggambarkan ketangguhan seorang utusan yang baik.
Asandiddhañca bhaṇati,
Ucapannya tidak bernoda,
Their words aren’t poisoned,
Pucchito na ca kuppati;
tidak marah ketika ditanya;
and they don’t tremble when questioned.
Sa ve tādisako bhikkhu,
Bhikkhu yang demikian
Such a mendicant
Dūteyyaṁ gantumarahatī”ti.
layak untuk pergi dalam misi.”
is worthy of going on a mission.”
Chaṭṭhaṁ.
Ke enam.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.