‹
AN 8.14

Assakhaḷuṅkasutta

Kuda Liar

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 8.14

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini menggunakan perumpamaan yang hidup dan mudah dipahami. Bayangkanlah tingkah laku kuda-kuda liar yang disebutkan, lalu renungkan bagaimana perilaku tersebut dicerminkan dalam sikap manusia ketika menghadapi kritik atau teguran.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha mengajarkan tentang delapan jenis kuda liar dan delapan cacatnya, lalu membandingkannya dengan delapan jenis orang liar dan delapan cacatnya. Perbandingan ini menggambarkan berbagai cara buruk seorang bhikkhu merespons teguran atas pelanggaran yang dilakukannya, mulai dari mengelak, membalas, hingga meninggalkan latihan. Setiap perilaku negatif tersebut dianalogikan dengan perilaku kuda liar yang tidak patuh kepada saisnya.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an8.14:10.1 Dan apakah, para bhikkhu, delapan jenis orang liar dan delapan cacat pada manusia?

an8.14:10.2 Di sini, para bhikkhu, para bhikkhu menuduh seorang bhikkhu melakukan pelanggaran.

an8.14:10.3 Ketika dituduh melakukan pelanggaran oleh para bhikkhu, bhikkhu itu mengelak dengan berkata ‘aku tidak ingat’, karena ketidak-ingatannya.

an8.14:10.4 Seperti halnya, para bhikkhu, kuda liar yang ketika diperintah ‘maju!’ dan dipacu serta didorong oleh saisnya, ia mundur ke belakang dan memutar kereta ke arah belakang;

an8.14:10.5 demikian pula, para bhikkhu, Aku katakan orang ini sebanding dengan itu.

an8.14:10.6 Demikian pula, para bhikkhu, ada sebagian orang yang seperti kuda liar itu.

an8.14:10.7 Ini, para bhikkhu, adalah cacat pertama dari seorang manusia.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.