Santavāco janavati,
Mereka berbicara kepada orang-orang dengan suara
They speak to people with a voice
Kāraṇḍavasutta
Sutta ini menyajikan wejangan langsung dari Sang Buddha tentang bagaimana menjaga kemurnian komunitas. Melalui perumpamaan-perumpamaan yang sederhana namun tajam, kita diajak merenungkan pentingnya kejujuran, tanggung jawab, dan keberanian untuk mengambil tindakan demi kebaikan bersama.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menasihati para bhikkhu di Campā untuk mengusir seorang bhikkhu yang dituduh melakukan pelanggaran tetapi bukannya mengakui, ia malah mengelak dan menunjukkan kemarahan. Untuk memperkuat nasihatnya, Sang Buddha memberikan empat perumpamaan: jelai rusak di ladang, padi hampa yang tertiup angin saat ditampi, pohon busuk yang terdengar berbeda saat dipukul, dan pentingnya mengenali seseorang dari pergaulan. Sutta ditutup dengan syair yang menegaskan pentingnya hidup bersama hanya dengan mereka yang murni untuk mengakhiri penderitaan.
Santavāco janavati,
Mereka berbicara kepada orang-orang dengan suara
They speak to people with a voice
samaṇo viya bhāsati;
yang begitu halus, bagaikan seorang petapa.
so smooth, just like an ascetic.
Raho karoti karaṇaṁ,
Tetapi mereka bertindak secara sembunyi, dengan pandangan salah mereka
But they act in secret, with their bad views
pāpadiṭṭhi anādaro.
dan kurangnya penghormatan terhadap orang lain.
and their lack of regard for others.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.