‹
AN 8.10

Kāraṇḍavasutta

Kāraṇḍavasutta

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 8.10

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini menyajikan wejangan langsung dari Sang Buddha tentang bagaimana menjaga kemurnian komunitas. Melalui perumpamaan-perumpamaan yang sederhana namun tajam, kita diajak merenungkan pentingnya kejujuran, tanggung jawab, dan keberanian untuk mengambil tindakan demi kebaikan bersama.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha menasihati para bhikkhu di Campā untuk mengusir seorang bhikkhu yang dituduh melakukan pelanggaran tetapi bukannya mengakui, ia malah mengelak dan menunjukkan kemarahan. Untuk memperkuat nasihatnya, Sang Buddha memberikan empat perumpamaan: jelai rusak di ladang, padi hampa yang tertiup angin saat ditampi, pohon busuk yang terdengar berbeda saat dipukul, dan pentingnya mengenali seseorang dari pergaulan. Sutta ditutup dengan syair yang menegaskan pentingnya hidup bersama hanya dengan mereka yang murni untuk mengakhiri penderitaan.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an8.10:3.1 Misalnya, para bhikkhu, di ladang jelai yang subur, tumbuhlah jelai yang rusak, jelai yang tidak berguna, jelai yang merupakan sampah.

an8.10:3.2 Akar, batang, dan daunnya tampak sama seperti jelai-jelai baik lainnya.

an8.10:3.3 Batangnya pun sama seperti batang gandum baik lainnya;

an8.10:3.4 daunnya pun sama seperti daun gandum baik lainnya—

an8.10:3.5 demikianlah selama bulirnya belum muncul.

an8.10:3.6 Tetapi ketika bulirnya telah muncul, mereka mengetahui bahwa itu

an8.10:3.7 ‘gandum rusak, sekam gandum, sampah gandum’.

an8.10:3.8 Setelah mengetahuinya demikian, mereka mencabutnya sampai ke akar dan membuangnya ke luar tumpukan gandum.

an8.10:3.10 Agar ia tidak merusak gandum-gandum baik lainnya.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.