‹
AN 7.9

Pahānasutta

Sutta tentang Melepaskan

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 7.9

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan apa saja belenggu yang mengikat batin dan bagaimana kehidupan suci diarahkan untuk memotongnya. Mari kita simak penjelasan Sang Buddha tentang tujuh belenggu dan makna kebebasan sejati.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan bahwa kehidupan suci dijalankan untuk melepaskan dan memotong tujuh belenggu: nafsu, kebencian, pandangan salah, keragu-raguan, kesombongan, nafsu untuk terlahir kembali, dan ketidaktahuan. Ketika seorang bhikkhu berhasil memotong semua belenggu ini sampai ke akar-akarnya, ia disebut telah memotong ketagihan, melepaskan belenggu, dan mengakhiri penderitaan.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an7.9:1.1 “Mendicants, the spiritual life is lived to give up and cut out these seven fetters.

an7.9:1.3 The fetters of attraction, aversion, views, doubt, conceit, desire to be reborn, and ignorance.

an7.9:1.9 The spiritual life is lived to give up and cut out these seven fetters.

an7.9:1.10 When a mendicant has given up the fetters of attraction, repulsion, views, doubt, conceit, desire to be reborn, and ignorance—cut them off at the root, made them like a palm stump, obliterated them, so they are unable to arise in the future—

an7.9:1.17 they’re called a mendicant who has cut off craving, cast off the fetters, and by rightly comprehending conceit has made an end of suffering.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.