an7.84:2.0 Tassuddānaṁ
an7.84:2.1 Empat ahli vinaya,
an7.84:2.2 dan empat yang indah;
an7.84:2.3 Ajaran dan perkara—
an7.84:2.4 dengan penyelesaian, sepuluh dalam yang kedelapan.
Adhikaraṇasamathasutta
Sutta ini memberikan gambaran tentang bagaimana komunitas monastik Buddha menjaga ketertiban dan keadilan. Mari kita simak tujuh prinsip penyelesaian perkara yang diajarkan oleh Sang Buddha.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan tujuh prinsip penyelesaian perkara (adhikaraṇasamathā) yang digunakan dalam tata tertib monastik untuk meredakan dan menenangkan konflik yang muncul di antara para bhikkhu. Ketujuh prinsip tersebut mencakup penyelesaian dengan kehadiran langsung, berdasarkan ingatan, karena kegilaan masa lalu, tindakan sesuai pengakuan, keputusan mayoritas, hukuman lebih lanjut, dan penutupan seperti dengan rumput. Sutta ini menekankan pentingnya keadilan dan ketertiban dalam kehidupan komunitas monastik.
an7.84:2.0 Tassuddānaṁ
an7.84:2.1 Empat ahli vinaya,
an7.84:2.2 dan empat yang indah;
an7.84:2.3 Ajaran dan perkara—
an7.84:2.4 dengan penyelesaian, sepuluh dalam yang kedelapan.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.