‹
AN 7.7

Uggasutta

Sutta tentang Ugga

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 7.7

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan makna kekayaan sejati. Mari kita simak bagaimana Buddha merespons kekaguman Ugga dan apa yang Dia ajarkan tentang harta yang tidak pernah bisa hilang.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Ugga, seorang menteri kerajaan, mengagumi kekayaan Migāra dari Rohaṇa di hadapan Buddha. Buddha menanggapinya dengan menjelaskan bahwa kekayaan materi dapat dirampas oleh api, air, raja, pencuri, dan ahli waris yang tidak disayangi. Ia kemudian mengajarkan tujuh jenis kekayaan batin yang tidak dapat dirampas: keyakinan, moralitas, rasa malu, rasa takut akan perbuatan salah, pembelajaran, kedermawanan, dan kebijaksanaan. Sutta ditutup dengan syair yang menegaskan bahwa orang yang memiliki ketujuh kekayaan ini sungguh kaya dan tak terkalahkan di dunia.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an7.7:2.1 “It’s incredible, sir, it’s amazing!

an7.7:2.2 Migāra of Rohaṇa is so rich, so very wealthy.”

an7.7:2.4 “He has a hundred thousand gold coins, not to mention the silver coins!”

an7.7:2.5 “Well, Ugga, that is wealth, I can’t deny it.

an7.7:2.6 But fire, water, rulers, thieves, and unloved heirs all take a share of that wealth.

an7.7:2.7 There are these seven kinds of wealth that they can’t take a share of.

an7.7:2.9 The wealth of faith, ethics, conscience, prudence, learning, generosity, and wisdom.

an7.7:2.10 There are these seven kinds of wealth that fire, water, rulers, thieves, and unloved heirs can’t take a share of.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.