‹
AN 7.71

Bhāvanāsutta

Sutta tentang Pengembangan

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 7.71

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan hakikat usaha spiritual: apakah pembebasan cukup diharapkan, atau perlu diusahakan dengan tekun? Melalui perumpamaan-perumpamaan yang sederhana namun dalam, kita diajak memahami bahwa perubahan batin terjadi melalui proses, bukan sekadar angan-angan.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sutta ini menjelaskan pentingnya tekun dalam pengembangan batin (bhāvanā) melalui perumpamaan induk ayam yang mengerami telurnya. Buddha menegaskan bahwa keinginan semata untuk terbebas dari kekotoran batin tidak akan membuahkan hasil tanpa pengembangan yang sungguh-sungguh. Sebaliknya, dengan tekun berlatih, pembebasan akan terjadi secara alami, seperti anak ayam yang menetas dari telur yang dierami dengan baik.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an7.71:6.1

Seyyathāpi, bhikkhave, sāmuddikāya nāvāya vettabandhanabaddhāya cha māsāni udake pariyādāya hemantikena thale ukkhittāya vātātapaparetāni bandhanāni, tāni pāvussakena meghena abhippavuṭṭhāni appakasireneva parihāyanti, pūtikāni bhavanti.

Misalkan, para bhikkhu, sebuah kapal laut yang diikat dengan tali pengikat. Selama enam bulan tali-tali itu terendam dalam air. Kemudian pada musim dingin kapal itu ditarik ke darat, dan tali-tali itu terkena angin dan matahari. Ketika hujan musim hujan turun, tali-tali itu dengan mudah menjadi kendur dan membusuk.

Suppose there was a sea-faring ship bound together with ropes. For six months they deteriorated in the water. Then in the cold season it was hauled up on dry land, where the ropes were weathered by wind and sun. When the monsoon clouds soaked it with rain, the ropes would readily collapse and rot away.

an7.71:6.2

Evamevaṁ kho, bhikkhave, bhāvanaṁ anuyuttassa bhikkhuno viharato appakasireneva saṁyojanāni paṭippassambhanti, pūtikāni bhavantī”ti.

Demikian pula, para bhikkhu, ketika seorang bhikkhu tekun berlatih pengembangan, belenggu-belenggunya dengan mudah menjadi kendur dan membusuk."

In the same way, when a mendicant is committed to development their fetters readily collapse and rot away.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.