‹
AN 7.70

Sakkaccasutta

Sutta tentang Penghormatan

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 7.70

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini memperlihatkan bagaimana seorang siswa utama (Sāriputta) merenung dan kemudian menguji pemahamannya kepada Buddha. Perhatikan bagaimana Buddha mengonfirmasi dan kemudian Sāriputta menguraikan makna yang lebih dalam dari pernyataan singkat tersebut, menunjukkan hubungan timbal balik antara penghormatan pada berbagai aspek latihan.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sāriputta merenung dalam kesendirian tentang hal yang harus dihormati dan disandari seorang bhikkhu agar dapat meninggalkan yang tidak bermanfaat dan mengembangkan yang bermanfaat. Ia menemukan tujuh hal: Guru, Dhamma, Saṅgha, latihan, samādhi, ketekunan, dan keramahan. Ia menyampaikan temuannya kepada Buddha, yang membenarkannya, lalu Sāriputta menguraikan makna mendalam dari pernyataan singkat Buddha tersebut tentang hubungan saling terkait antara penghormatan pada ketujuh hal ini.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an7.70:8.1

So vata, bhante, bhikkhu satthari agāravo dhamme agāravo saṅghe agāravo sikkhāya sagāravo bhavissatīti netaṁ ṭhānaṁ vijjati.

Adalah mustahil, Yang Mulia, bahwa seorang bhikkhu yang tidak menghormati Sang Guru, Dhamma, dan Saṅgha akan menghormati latihan.

It is quite impossible for a mendicant who doesn’t respect the Teacher, the teaching, and the Saṅgha to respect the training.

an7.70:8.2

Yo so, bhante, bhikkhu satthari agāravo dhamme agāravo saṅghe agāravo sikkhāyapi so agāravo.

Bhikkhu yang tidak menghormati Sang Guru, Dhamma, dan Saṅgha, ia juga tidak menghormati latihan.

A mendicant who disrespects the Teacher, the teaching, and the Saṅgha disrespects the training.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.