Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 7.69
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan perjalanan spiritual sebagai proses bertahap yang indah, seperti pertumbuhan pohon surgawi. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha menggunakan perumpamaan ini untuk menggambarkan kemajuan seorang praktisi hingga mencapai tujuan tertinggi.
Sutta ini menggunakan perumpamaan Pohon Rindang (pāricchattaka koviḷāra) di alam para deva Tāvatiṁsa untuk menggambarkan perjalanan spiritual seorang siswa mulia. Seperti pohon yang melalui tujuh tahap dari daun menguning hingga berbunga sempurna, demikian pula seorang siswa mulia berkembang dari niat meninggalkan keduniawian hingga mencapai kebebasan total melalui penghancuran kekotoran batin. Ketika pencapaian tertinggi ini diraih, berita tentangnya menggema dari bumi hingga ke alam Brahmā, menunjukkan keagungan seorang yang telah mengakhiri kekotoran.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Para bhikkhu, ketika siswa mulia, dengan hancurnya kekotoran batin, … dan ia hidup setelah merealisasikannya dengan kebijaksanaan langsungnya sendiri dalam kehidupan ini juga,
When a noble disciple realizes the undefiled freedom of heart and freedom by wisdom. And they live having realized it with their own insight in this very life due to the ending of defilements,
para bhikkhu, pada saat itu siswa mulia bagaikan pohon koral surgawi (pāricchattaka koviḷāra) di alam Tāvatiṁsa yang sedang mekar sempurna dengan seluruh bunganya.
they’re like the Shady Orchid Tree when it fully blossoms.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.