‹
AN 7.65

Hirīottappasutta

Sutta tentang Rasa Malu dan Kehati-hatian

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 7.65

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan betapa pentingnya dua kualitas batin yang sering dianggap sepele: rasa malu dan kehati-hatian. Melalui perumpamaan pohon, kita diajak melihat bagaimana kualitas-kualitas ini menjadi akar dari seluruh perkembangan spiritual.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan kepada para bhikkhu bahwa rasa malu (hiri) dan kehati-hatian (ottappa) adalah fondasi utama dalam kehidupan spiritual. Tanpa keduanya, pengendalian indria, moralitas, konsentrasi benar, pengetahuan sesuai kenyataan, kejijikan, kebosanan, hingga pengetahuan kebebasan tidak dapat tumbuh. Sebaliknya, dengan adanya rasa malu dan kehati-hatian, seluruh kualitas baik ini berkembang sempurna, bagaikan pohon yang lengkap cabang dan daunnya tumbuh hingga kayu terasnya.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an7.65:1.1 “Mendicants, when there is no conscience and prudence, one who lacks conscience and prudence has destroyed a vital condition for sense restraint.

an7.65:1.2 When there is no sense restraint, one who lacks sense restraint has destroyed a vital condition for ethical conduct.

an7.65:1.3 When there is no ethical conduct, one who lacks ethics has destroyed a vital condition for right immersion.

an7.65:1.4 When there is no right immersion, one who lacks right immersion has destroyed a vital condition for true knowledge and vision.

an7.65:1.5 When there is no true knowledge and vision, one who lacks true knowledge and vision has destroyed a vital condition for disillusionment and dispassion.

an7.65:1.6 When there is no disillusionment and dispassion, one who lacks disillusionment and dispassion has destroyed a vital condition for knowledge and vision of freedom.

an7.65:1.7 Suppose there was a tree that lacked branches and foliage.

an7.65:1.8 Its shoots, bark, softwood, and heartwood would not grow to fullness.

an7.65:1.9 In the same way, when there is no conscience and prudence, a person who lacks conscience and prudence has destroyed a vital condition for sense restraint.

an7.65:1.10 When there is no sense restraint, one who lacks sense restraint has destroyed a vital condition for ethical conduct.

an7.65:1.11 When there is no ethical conduct, one who lacks ethics has destroyed a vital condition for right immersion.

an7.65:1.12 When there is no right immersion, one who lacks right immersion has destroyed a vital condition for true knowledge and vision.

an7.65:1.13 When there is no true knowledge and vision, one who lacks true knowledge and vision has destroyed a vital condition for disillusionment and dispassion.

an7.65:1.14 When there is no disillusionment and dispassion, one who lacks disillusionment and dispassion has destroyed a vital condition for knowledge and vision of freedom.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.