‹
AN 7.64

Kodhanasutta

Khotbah tentang Pemarah

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 7.64

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan dampak nyata dari kemarahan dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha menguraikan tujuh kerugian yang dialami oleh orang yang pemarah, dan apa yang bisa kita lakukan untuk mengatasinya.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam khotbah ini, Sang Buddha menjelaskan tujuh hal yang membuat musuh senang dan merugikan orang yang pemarah, baik perempuan maupun laki-laki. Kemarahan membuat seseorang menjadi buruk rupa, tidur tidak nyenyak, salah menilai kebutuhan, kehilangan kekayaan dan ketenaran, dijauhi teman, serta terlahir di alam sengsara. Di akhir khotbah, beliau menekankan bahaya kemarahan yang dapat mendorong seseorang melakukan perbuatan ekstrem, bahkan membunuh orang tua atau bunuh diri, dan menyarankan untuk memotong kemarahan dengan pengendalian diri, kebijaksanaan, dan pandangan benar.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an7.64:1.1 “Sattime, bhikkhave, dhammā sapattakantā sapattakaraṇā kodhanaṁ āgacchanti itthiṁ vā purisaṁ vā.

an7.64:1.3 Idha, bhikkhave, sapatto sapattassa evaṁ icchati:

an7.64:1.4 ‘aho vatāyaṁ dubbaṇṇo assā’ti.

an7.64:1.6 Na, bhikkhave, sapatto sapattassa vaṇṇavatāya nandati.

an7.64:1.7 Kodhanoyaṁ, bhikkhave, purisapuggalo kodhābhibhūto kodhapareto, kiñcāpi so hoti sunhāto suvilitto kappitakesamassu odātavatthavasano;

an7.64:1.8 atha kho so dubbaṇṇova hoti kodhābhibhūto.

an7.64:1.9 Ayaṁ, bhikkhave, paṭhamo dhammo sapattakanto sapattakaraṇo kodhanaṁ āgacchati itthiṁ vā purisaṁ vā.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.