Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 7.62
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan kekuatan perbuatan baik dan cinta kasih. Sang Buddha tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga berbagi pengalaman pribadi-Nya sebagai bukti nyata dari buah perbuatan baik. Mari kita simak bagaimana Beliau menggambarkan hasil dari pengembangan cinta kasih yang tekun.
Dalam khotbah ini, Sang Buddha menegaskan kepada para bhikkhu agar tidak takut terhadap perbuatan baik, karena perbuatan baik adalah sebutan untuk kebahagiaan. Beliau menceritakan pengalaman lampau-Nya sendiri: setelah mengembangkan pikiran cinta kasih selama tujuh tahun, Beliau tidak kembali ke dunia ini selama tujuh kappa alam semesta mengembang dan menyusut. Beliau mengalami berbagai kelahiran mulia sebagai Brahmā, Sakka, dan raja pemutar roda, yang semuanya adalah buah dari perbuatan baik dan cinta kasih.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Tatra sudaṁ, bhikkhave, brahmā homi mahābrahmā abhibhū anabhibhūto aññadatthudaso vasavattī.
Di sana, para bhikkhu, aku menjadi Brahmā, Mahābrahmā, yang menaklukkan, yang tak tertaklukkan, yang melihat segala sesuatu, yang mengendalikan segalanya.
There I was the Divinity, the Great Divinity, the vanquisher, the unvanquished, the universal seer, the wielder of power.
dan ratusan kali aku menjadi raja, seorang raja pemutar roda, raja yang adil dan benar, penguasa empat penjuru, penakluk, yang mencapai stabilitas negeri, dan memiliki tujuh permata.
Many hundreds of times I was a king, a wheel-turning monarch, a just and principled king. My dominion extended to all four sides, I achieved stability in the country, and I possessed the seven treasures.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 7.62 · Khotbah tentang Cinta Kasih | Tiga Keranjang