Parisuddhavacīsamācāro, bhikkhave, tathāgato;
Para bhikkhu, perilaku ucapan Tathāgata adalah murni;
His verbal behavior is pure.
Sutta Tentang Tidak Ada yang Perlu Disembunyikan
Sutta ini mengajak kita merenungkan tentang fondasi kepercayaan diri sejati. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha menggambarkan kemurnian dan ketidaktercelaan seorang Tathāgata, yang menjadi dasar ketenangan dan keberanian-Nya yang sempurna.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan kepada para bhikkhu tentang empat hal yang tidak perlu dijaga atau disembunyikan oleh seorang Tathāgata, yaitu kemurnian perilaku jasmani, ucapan, pikiran, dan mata pencaharian. Beliau juga memaparkan tiga hal yang membuat seorang Tathāgata tidak tercela: pengajaran Dhamma yang baik, penjelasan jalan menuju Nibbāna yang jelas, dan keberhasilan banyak siswa dalam merealisasikan kebebasan. Karena hal-hal ini, Sang Buddha berdiam dengan aman, tanpa ketakutan, dan percaya diri.
Parisuddhavacīsamācāro, bhikkhave, tathāgato;
Para bhikkhu, perilaku ucapan Tathāgata adalah murni;
His verbal behavior is pure.
natthi tathāgatassa vacīduccaritaṁ yaṁ tathāgato rakkheyya:
tidak ada perbuatan buruk melalui ucapan yang perlu dijaga oleh Tathāgata, dengan berpikir:
So the Realized One has no verbal misconduct to hide, thinking:
‘mā me idaṁ paro aññāsī’ti.
‘Semoga orang lain tidak mengetahui hal ini tentangku!’
‘Don’t let others find this out about me!’
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.