‹
AN 7.55

Purisagatisutta

Tempat Kelahiran Manusia

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 7.55

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini menggunakan perumpamaan yang indah tentang percikan api untuk menggambarkan berbagai tingkat kemajuan spiritual. Saat membacanya, perhatikan bagaimana setiap perumpamaan melukiskan nuansa yang berbeda tentang seberapa cepat atau lambat seseorang mencapai pembebasan setelah meninggalkan kehidupan duniawi.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha mengajarkan tujuh tempat kelahiran kembali bagi mereka yang telah melampaui kelahiran kembali di alam indria namun belum mencapai pencerahan penuh, serta satu kondisi tertinggi yaitu padamnya sempurna tanpa sisa kemelekatan (anupādāparinibbāna). Ketujuh tempat tersebut diilustrasikan dengan perumpamaan percikan api dari periuk besi yang dipanaskan, yang padam pada berbagai tahap tergantung pada seberapa jauh ia melayang. Sutta ini memetakan tingkatan-tingkatan pencapaian spiritual dan tujuan akhir praktik Buddhis.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an7.55:1.1 “Satta ca, bhikkhave, purisagatiyo desessāmi anupādā ca parinibbānaṁ.

an7.55:1.2 Taṁ suṇātha, sādhukaṁ manasi karotha, bhāsissāmī”ti.

an7.55:1.3 “Evaṁ, bhante”ti kho te bhikkhū bhagavato paccassosuṁ.

an7.55:1.5 “katamā ca, bhikkhave, satta purisagatiyo?

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.