an7.48:1.1 “Sattimā, bhikkhave, saññā bhāvitā bahulīkatā mahapphalā honti mahānisaṁsā amatogadhā amatapariyosānā.
Khotbah tentang Persepsi (Ringkas)
Sutta ini sangat singkat namun padat. Mari kita renungkan tujuh persepsi yang diajukan Sang Buddha sebagai alat kontemplasi untuk melepaskan kemelekatan dan mencapai kebebasan sejati.
Dalam khotbah yang sangat ringkas ini, Sang Buddha menyampaikan kepada para bhikkhu tentang tujuh jenis persepsi (saññā) yang apabila dikembangkan dan dilatih akan menghasilkan buah dan manfaat besar, dengan kebebasan dari kematian (amata) sebagai tujuan dan puncaknya. Ketujuh persepsi itu adalah persepsi tentang ketidakmenarikan, kematian, kejijikan terhadap makanan, ketidakpuasan terhadap seluruh dunia, ketidak-kekalan, penderitaan dalam ketidak-kekalan, dan bukan-diri dalam penderitaan. Khotbah ini menekankan pentingnya latihan mental melalui persepsi-persepsi kontemplatif untuk mencapai pembebasan.
an7.48:1.1 “Sattimā, bhikkhave, saññā bhāvitā bahulīkatā mahapphalā honti mahānisaṁsā amatogadhā amatapariyosānā.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.