an7.47:5.1 “Brahmana, sebelum menyalakan api pengorbanan dan mendirikan tiang pengorbanan, seseorang telah menegakkan tiga pisau yang tidak terampil, yang berakibat menyakitkan dan berbuah menyakitkan.
an7.47:5.2 Apakah tiga itu?
an7.47:5.3 Pisau jasmani, pisau ucapan, dan pisau batin.
an7.47:5.4 Brahmana, sebelum menyalakan api pengorbanan dan mendirikan tiang pengorbanan, seseorang membangkitkan pikiran demikian:
an7.47:5.5 ‘Semoga sekian banyak sapi jantan disembelih untuk pengorbanan, semoga sekian banyak sapi muda disembelih untuk pengorbanan, semoga sekian banyak sapi betina muda disembelih untuk pengorbanan, semoga sekian banyak kambing disembelih untuk pengorbanan, semoga sekian banyak domba disembelih untuk pengorbanan.’
an7.47:5.6 Dengan berpikir ‘Aku berbuat jasa’, ia justru berbuat kejahatan. Dengan berpikir ‘Aku berbuat baik’, ia justru berbuat buruk. Dengan berpikir ‘Aku mencari jalan menuju kelahiran baik’, ia justru mencari jalan menuju kelahiran buruk.
an7.47:5.7 Brahmana, sebelum menyalakan api pengorbanan dan mendirikan tiang pengorbanan, ia menegakkan pisau batin pertama yang tidak terampil ini, yang berakibat menyakitkan dan berbuah menyakitkan.

