an7.37:2.1 They’re liked, respected, and admired,
an7.37:2.2 an admonisher who accepts admonishment,
an7.37:2.3 speaks on deep matters,
an7.37:2.4 and doesn’t urge you to do bad.
Sahabat (Ke Dua)
Sutta ini mengajak kita merenungkan kualitas apa yang kita cari dalam persahabatan, terutama dalam konteks kehidupan spiritual. Mari kita simak dengan hati terbuka, karena pesannya relevan tidak hanya bagi para bhikkhu, tetapi juga bagi siapa saja yang ingin membangun hubungan yang saling mendukung dalam kebaikan.
Buddha menjelaskan tujuh kualitas yang membuat seorang bhikkhu layak dijadikan sahabat, ditemani, dan dihormati, bahkan jika ia mengusir kita. Kualitas-kualitas itu mencakup sifat disukai, dihormati, mampu menasihati dan menerima nasihat, berbicara tentang hal mendalam, serta tidak mendorong pada hal buruk. Sutta ditutup dengan syair yang menegaskan pentingnya bergaul dengan sahabat semacam itu.
an7.37:2.1 They’re liked, respected, and admired,
an7.37:2.2 an admonisher who accepts admonishment,
an7.37:2.3 speaks on deep matters,
an7.37:2.4 and doesn’t urge you to do bad.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.