“Sattahi, bhikkhave, aṅgehi samannāgato mitto sevitabbo.
“Para bhikkhu, seorang sahabat yang memiliki tujuh faktor hendaknya ditemani.
“Mendicants, you should associate with a friend who has seven factors.
Sahabat (1)
Sutta ini mengajak kita merenungkan kualitas-kualitas yang membuat seseorang layak menjadi sahabat. Mari kita simak dengan hati terbuka, dan lihat bagaimana ajaran ini dapat menjadi cermin bagi hubungan kita sehari-hari.
Sang Buddha menjelaskan tujuh kualitas yang harus dimiliki seorang sahabat agar layak ditemani. Kualitas-kualitas ini mencakup kemurahan hati, keberanian melakukan hal sulit, kesabaran, saling percaya, kesetiaan, dan tidak merendahkan saat teman mengalami kemunduran. Sutta ditutup dengan syair yang merangkum ketujuh faktor tersebut.
“Sattahi, bhikkhave, aṅgehi samannāgato mitto sevitabbo.
“Para bhikkhu, seorang sahabat yang memiliki tujuh faktor hendaknya ditemani.
“Mendicants, you should associate with a friend who has seven factors.
Katamehi sattahi?
Apakah tujuh itu?
What seven?
Duddadaṁ dadāti, dukkaraṁ karoti, dukkhamaṁ khamati, guyhamassa āvi karoti, guyhamassa pariguhati, āpadāsu na jahati, khīṇena nātimaññati.
Ia memberi apa yang sulit diberikan; ia melakukan apa yang sulit dilakukan; ia menahan apa yang sulit ditahan; ia membuka rahasianya kepadamu; ia menyimpan rahasiamu; ia tidak meninggalkanmu dalam kesulitan; ia tidak meremehkanmu dalam kemunduran.
They give what is hard to give. They do what is hard to do. They endure what is hard to endure. They reveal their secrets to you. They keep your secrets. They don’t abandon you in times of trouble. They don’t look down on you in times of loss.
Imehi kho, bhikkhave, sattahi aṅgehi samannāgato mitto sevitabboti.
Para bhikkhu, seorang sahabat yang memiliki tujuh faktor ini hendaknya ditemani.”
You should associate with a friend who has these seven factors.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.