Hiriottappasampanno,
dilengkapi dengan hati nurani dan kehati-hatian,
endowed with conscience and prudence,
Sutta tentang Rasa Hormat terhadap Hati Nurani
Dalam sutta ini, kita akan menyaksikan kunjungan seorang dewa yang menyampaikan pesan singkat namun mendalam tentang pentingnya rasa hormat dalam kehidupan spiritual. Mari kita simak bagaimana Buddha mengukuhkan pesan tersebut.
Pada suatu malam, seorang dewa yang cemerlang mendatangi Buddha di Hutan Jeta dan menyampaikan tujuh hal yang mencegah kemunduran seorang bhikkhu: rasa hormat kepada Guru, Dhamma, Saṅgha, latihan, konsentrasi, hati nurani, dan kehati-hatian. Buddha membenarkan perkataan dewa tersebut dan menegaskan bahwa bhikkhu yang memiliki tujuh kualitas ini tidak akan mundur, melainkan semakin dekat dengan Nibbāna.
Hiriottappasampanno,
dilengkapi dengan hati nurani dan kehati-hatian,
endowed with conscience and prudence,
sappatisso sagāravo;
penuh hormat dan rasa hormat—
reverential and respectful—
Abhabbo parihānāya,
tidak mungkin baginya untuk mundur;
it is impossible for them to decline;
nibbānasseva santike”ti.
mereka telah mendekati Nibbāna.”
they have drawn near to extinguishment.”
Dutiyaṁ.
Kedua.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.