an7.2:2.1 A mendicant with seven qualities is liked and approved by their spiritual companions, respected and admired.
Khotbah tentang Menyenangkan (Ke-2)
Dalam sutta pendek ini, Sang Buddha merangkum kualitas-kualitas yang membentuk hubungan harmonis di antara para praktisi. Mari kita renungkan bagaimana kualitas-kualitas ini juga relevan dalam kehidupan kita sehari-hari.
Dalam khotbah ini, Sang Buddha menjelaskan tujuh kualitas yang membuat seorang bhikkhu tidak disukai oleh rekan-rekan sebrahmacari, yaitu keinginan akan perolehan materi, penghormatan, dan ketenaran, serta kurangnya rasa malu, takut akan akibat buruk, iri hati, dan kikir. Sebaliknya, tujuh kualitas yang membuat seorang bhikkhu disukai dan dihormati adalah kebalikan dari kualitas-kualitas tersebut: tidak menginginkan perolehan materi, penghormatan, dan ketenaran, memiliki rasa malu, takut akan akibat buruk, tidak iri hati, dan tidak kikir.
an7.2:2.1 A mendicant with seven qualities is liked and approved by their spiritual companions, respected and admired.
an7.2:2.2 What seven?
an7.2:2.3 It’s when a mendicant doesn’t desire material things, honor, and status. They have conscience and prudence. They’re not jealous or stingy.
an7.2:2.4 A mendicant with these seven qualities is liked and approved by their spiritual companions, respected and admired.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.