‹
AN 7.28

Paṭhamaparihānisutta

Sutta tentang Tidak Mundurnya Seorang Bhikkhu yang Masih Berlatih

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 7.28

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini memberikan gambaran praktis tentang bagaimana seorang bhikkhu yang masih dalam tahap latihan dapat menjaga kemajuan spiritualnya. Mari kita simak penjelasan Sang Buddha tentang hal-hal yang harus dihindari dan dikembangkan.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan kepada para bhikkhu tentang tujuh hal yang menyebabkan kemunduran seorang bhikkhu yang masih berlatih (sekkha), yaitu kegemaran pada pekerjaan, pembicaraan, tidur, pergaulan, tidak menjaga indria, makan tidak terkendali, dan terlibat dalam urusan Saṅgha tanpa merenungkan bahwa para senior yang akan menanganinya. Kemudian beliau membaliknya dengan tujuh hal yang mencegah kemunduran, yang merupakan kebalikan dari hal-hal tersebut.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an7.28:1.2 At one time the Buddha was staying near Sāvatthī in Jeta’s Grove, Anāthapiṇḍika’s monastery.

an7.28:1.3 There the Buddha addressed the mendicants:

an7.28:1.4 “These seven things lead to the decline of a mendicant trainee.

an7.28:1.6 They relish work, talk, sleep, and company. They don’t guard the sense doors and they eat too much. And when there is Saṅgha business to be carried out, they don’t reflect:

an7.28:1.7 ‘There are senior mendicants in the Saṅgha of long standing, long gone forth, responsible. They’ll be known for taking care of this.’ So they get involved in that.

an7.28:1.8 These seven things lead to the decline of a mendicant trainee.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.