‹
AN 7.23

Paṭhamasattakasutta

Sutta Ketujuh tentang Ketidakmunduran (1)

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 7.23

Kenali dunia dalam sutta ini

Dalam sutta ini, Sang Buddha memberikan panduan praktis bagi para bhikkhu agar komunitas mereka tetap kuat dan berkembang. Mari kita simak dengan tenang, karena pesan ini juga relevan bagi siapa saja yang ingin menjaga keharmonisan dan kemajuan dalam kehidupan bersama.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sang Buddha mengajarkan tujuh prinsip yang mencegah kemunduran bagi para bhikkhu. Prinsip-prinsip ini mencakup sering berkumpul, hidup rukun, tidak mengubah aturan, menghormati senior, tidak dikuasai keinginan, menyukai tempat tinggal di hutan, dan menegakkan perhatian. Selama prinsip-prinsip ini dijalankan, para bhikkhu dapat mengharapkan kemajuan, bukan kemunduran.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an7.23:8.1

Yāvakīvañca, bhikkhave, bhikkhū paccattaññeva satiṁ upaṭṭhāpessanti: ‘kinti anāgatā ca pesalā sabrahmacārī āgaccheyyuṁ, āgatā ca pesalā sabrahmacārī phāsuṁ vihareyyun’ti; vuddhiyeva, bhikkhave, bhikkhūnaṁ pāṭikaṅkhā, no parihāni.

Selama para bhikkhu masing-masing menegakkan perhatian (sati) dengan baik, dengan berpikir: ‘Bagaimana agar para sahabat suci yang baik hati di masa depan dapat datang, dan mereka yang telah datang dapat hidup dengan nyaman,’ maka para bhikkhu dapat mengharapkan kemajuan, bukan kemunduran.

As long as the mendicants individually establish mindfulness, so that more good-hearted spiritual companions might come, and those that have already come may live comfortably, they can expect growth, not decline.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.