‹
AN 7.22

Vassakārasutta

Sutta Vassakāra

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 7.22

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini menyajikan sebuah dialog diplomatik yang sarat makna. Perhatikan bagaimana Buddha menjawab pertanyaan politik dengan ajaran tentang tata kelola yang baik, yang relevan tidak hanya untuk kerajaan kuno, tetapi juga untuk kehidupan berkomunitas hingga saat ini.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Raja Ajātasattu dari Magadha mengirim menterinya, Vassakāra, untuk menanyakan kepada Buddha apakah ia dapat menaklukkan suku Vajji. Buddha menjawab dengan mengajarkan tujuh prinsip yang mencegah kemunduran (aparihāniya dhammā) yang telah diajarkan-Nya kepada Vajji. Vassakāra mengakui bahwa selama Vajji menjalankan prinsip-prinsip ini, mereka tidak akan bisa dikalahkan dalam perang, kecuali melalui tipu muslihat atau perpecahan.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an7.22:6.1

Kinti te, ānanda, sutaṁ: ‘vajjī apaññattaṁ na paññāpenti, paññattaṁ na samucchindanti, yathāpaññatte porāṇe vajjidhamme samādāya vattantī’”ti?

"Ānanda, pernahkah engkau mendengar bahwa para Vajji tidak menetapkan aturan baru yang belum ditetapkan, tidak menghapus aturan yang telah ditetapkan, dan menjalankan hukum-hukum Vajji kuno sebagaimana telah ditetapkan?"

Ānanda, have you heard that the Vajjis don’t make new decrees or abolish existing decrees, but proceed having undertaken the ancient Vajjian principles as they have been decreed?”

an7.22:6.2

“Sutaṁ metaṁ, bhante: ‘vajjī apaññattaṁ na paññāpenti, paññattaṁ na samucchindanti, yathāpaññatte porāṇe vajjidhamme samādāya vattantī’”ti.

"Aku telah mendengar, Bhante, bahwa para Vajji tidak menetapkan aturan baru yang belum ditetapkan, tidak menghapus aturan yang telah ditetapkan, dan menjalankan hukum-hukum Vajji kuno sebagaimana telah ditetapkan."

“I have heard that, sir.”

an7.22:6.3

“Yāvakīvañca, ānanda, vajjī apaññattaṁ na paññāpessanti, paññattaṁ na samucchindissanti, yathāpaññatte porāṇe vajjidhamme samādāya vattissanti; vuddhiyeva, ānanda, vajjīnaṁ pāṭikaṅkhā, no parihāni.

"Selama para Vajji tidak menetapkan aturan baru yang belum ditetapkan, tidak menghapus aturan yang telah ditetapkan, dan menjalankan hukum-hukum Vajji kuno sebagaimana telah ditetapkan, Ānanda, maka yang dapat diharapkan bagi para Vajji adalah kemajuan, bukan kemunduran."

“As long as the Vajjis don’t make new decrees or abolish existing decrees, but proceed having undertaken the ancient Vajjian principles as they have been decreed, they can expect growth, not decline.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.