‘Yo ubhonte viditvāna,
‘Ia yang telah mengetahui kedua ujung,
‘The thoughtful one, knowing both ends,
Sutta Di Tengah
Sutta ini mengajak kita menyaksikan diskusi para bhikkhu senior yang cerdas. Perhatikan bagaimana mereka masing-masing memberikan jawaban yang masuk akal, lalu simak bagaimana Buddha merangkum dan mengarahkan pemahaman mereka pada inti ajaran tentang kontak, asal-mula, dan lenyapnya.
Sekelompok bhikkhu senior berdiskusi tentang makna syair dari 'Pertanyaan Metteyya' mengenai 'manusia agung' yang mengetahui kedua ujung dan tidak melekat di tengah. Mereka memberikan berbagai interpretasi, lalu menanyakannya kepada Buddha. Buddha menyatakan semua jawaban mereka benar menurut sudut pandang masing-masing, namun kemudian memberikan penafsiran definitifnya sendiri tentang makna 'dua ujung', 'tengah', dan 'sibbinī' (si penenun).
‘Yo ubhonte viditvāna,
‘Ia yang telah mengetahui kedua ujung,
‘The thoughtful one, knowing both ends,
majjhe mantā na lippati;
yang bijaksana tidak melekat di tengah;
is not stuck in the middle.
Taṁ brūmi mahāpurisoti,
Ia Kusebut manusia agung,
He is a great man, I declare;
sodha sibbinimaccagā’ti.
ia telah melampaui si penenun di sini.’
he has escaped the seamstress here.’
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.