Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 6.60
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini menyajikan diskusi hangat di antara para bhikkhu senior, lengkap dengan perumpamaan-perumpamaan yang hidup. Mari kita simak bagaimana sebuah teguran halus berubah menjadi pelajaran mendalam tentang sifat pencapaian spiritual dan pentingnya kewaspadaan.
Sekelompok bhikkhu senior berdiskusi tentang Abhidhamma di Taman Rusa Isipatana. Citta Hatthisāriputta, seorang bhikkhu yang bijaksana namun sering menyela diskusi, ditegur oleh Mahākoṭṭhita. Mahākoṭṭhita kemudian menjelaskan bahwa pencapaian meditatif yang tinggi sekalipun tidak menjamin seseorang terbebas dari kemunduran, dengan serangkaian perumpamaan. Tak lama kemudian, Citta terbukti mundur dari kehidupan suci, namun atas dorongan Sang Buddha, ia kembali dan mencapai tingkat Arahant.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an6.60:10.1 Then the mendicants who were Citta Hatthisāriputta’s companions went up to the Buddha, bowed, sat down to one side, and said to him,
an6.60:10.2 “Sir, Citta Hatthisāriputta, who had gained this and that meditative attainments, has still resigned the training and returned to a lesser life.”
an6.60:10.3 “Mendicants, soon Citta will remember renunciation.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.