Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 6.58
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita melihat bahwa praktik spiritual bukan hanya tentang meditasi, tetapi juga tentang kebijaksanaan dalam keseharian—mulai dari menjaga mata dan telinga, menggunakan jubah dan makanan dengan tujuan yang benar, hingga menghindari bahaya dan mengembangkan kualitas batin.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan enam cara seorang bhikkhu melenyapkan noda-noda batin (āsava) sehingga ia layak menerima persembahan dan menjadi ladang jasa yang tiada taranya bagi dunia. Keenam cara tersebut adalah dengan pengendalian indra, penggunaan kebutuhan hidup secara bijaksana, ketahanan terhadap kondisi sulit, penghindaran bahaya, pelenyapan pikiran buruk, dan pengembangan faktor-faktor pencerahan.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Di sini, para bhikkhu, seorang bhikkhu, dengan merenungkan secara bijaksana, mengembangkan faktor pencerahan perhatian yang bersandar pada keterasingan, kebosanan, dan lenyapnya, serta matang dalam pelepasan.
Take a mendicant who, reflecting rationally, develops the awakening factors of mindfulness,
Yaṁ hissa, bhikkhave, abhāvayato uppajjeyyuṁ āsavā vighātapariḷāhā, bhāvayato evaṁsa te āsavā vighātapariḷāhā na honti.
Karena, para bhikkhu, noda-noda yang menimbulkan kesusahan dan panas batin yang mungkin muncul pada seseorang yang tidak mengembangkan hal-hal ini, tidak muncul ketika hal-hal itu dikembangkan.
For the distressing and feverish defilements that might arise in someone who lives without developing these things do not arise when they are developed.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 6.58 · Sutta tentang Noda-noda Batin | Tiga Keranjang