‹
AN 6.57

Chaḷabhijātisutta

Enam Kelas Kelahiran Ulang

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 6.57

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana kita seringkali terjebak pada label dan status kelahiran. Buddha mengajak kita melihat bahwa yang terpenting adalah kualitas perbuatan dan usaha kita, bukan dari keluarga mana kita berasal.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Ānanda bertanya kepada Buddha tentang ajaran Pūraṇa Kassapa mengenai enam kelas kelahiran ulang yang didasarkan pada warna dan profesi. Buddha menolak ajaran itu sebagai kebodohan, lalu mengajarkan enam kelas kelahiran ulang versi Beliau sendiri yang menekankan pada akibat perbuatan (kamma) dan kemungkinan mencapai Nibbāna terlepas dari asal-usul kelahiran seseorang.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an6.57:11.1 And how does someone born into a dark class give rise to a dark result?

an6.57:11.2 It’s when someone is reborn in a low family—a family of corpse-workers, hunters, bamboo-workers, chariot-makers, or scavengers—poor, with little to eat or drink, where life is tough, and food and shelter are hard to find.

an6.57:11.3 And they’re ugly, unsightly, deformed, sickly—one-eyed, crippled, lame, or half-paralyzed. They don’t get to have food, drink, clothes, and vehicles; garlands, fragrance, and makeup; or bed, house, and lighting.

an6.57:11.4 And they do bad things by way of body, speech, and mind.

an6.57:11.5 When their body breaks up, after death, they’re reborn in a place of loss, a bad place, the underworld, hell.

an6.57:11.6 That’s how someone born into a dark class gives rise to a dark result.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.