‹
AN 6.55

Soṇasutta

Khotbah tentang Soṇa

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 6.55

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini menawarkan nasihat praktis yang relevan bagi siapa pun yang merasa lelah atau frustrasi dalam usaha spiritual. Melalui dialog hangat antara Buddha dan Soṇa, kita diajak merenungkan pentingnya keseimbangan dalam segala hal, dan bagaimana kebebasan sejati membawa ketenangan yang tak tergoyahkan.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Yang Mulia Soṇa, seorang bhikkhu yang sangat bersemangat, merasa frustrasi karena pikirannya belum terbebas dan berniat meninggalkan kehidupan suci untuk kembali menjadi perumah tangga. Buddha, mengetahui pikirannya, menemuinya dan mengajarkan perumpamaan senar kecapi: energi yang terlalu kencang menyebabkan kegelisahan, terlalu kendur menyebabkan kemalasan, dan yang tepat adalah keseimbangan. Setelah mengikuti nasihat ini, Soṇa mencapai kebebasan sempurna dan kemudian menjelaskan kepada Buddha enam hal yang menjadi komitmen seorang Arahant, serta menggambarkan ketenangan batinnya yang tak tergoyahkan bagaikan gunung batu yang kokoh.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an6.55:6.1

“Yadā pana te, soṇa, vīṇāya tantiyo na accāyatā honti nātisithilā same guṇe patiṭṭhitā, api nu te vīṇā tasmiṁ samaye saravatī vā hoti kammaññā vā”ti?

“Tetapi ketika, Soṇa, senar-senar kecapimu tidak terlalu kencang juga tidak terlalu longgar, melainkan berada pada ketegangan yang seimbang, apakah kecapi itu pada saat itu nyaring dan mudah dimainkan?”

“But when your harp’s strings were tuned neither too tight nor too slack, but fixed at an even tension, was it resonant and playable?”

an6.55:6.2

“Evaṁ, bhante”.

“Ya, Bhante.”

“Yes, sir.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.