an6.48:3.1 Bagaimana menurutmu, brahmana,
an6.48:3.2 ketika kebencian ada di dalam dirimu …
an6.48:3.3 ketika delusi ada di dalam dirimu …
an6.48:3.4 ketika kekotoran yang mengarah pada perbuatan jasmani ada di dalam dirimu …
an6.48:3.5 ketika kekotoran yang mengarah pada ucapan ada di dalam dirimu …
an6.48:3.6 ketika kekotoran yang mengarah pada perbuatan mental ada di dalam dirimu, apakah engkau mengetahui, ‘Ada kekotoran yang mengarah pada perbuatan mental di dalam diriku’? Dan ketika kekotoran yang mengarah pada perbuatan mental tidak ada di dalam dirimu, apakah engkau mengetahui, ‘Tidak ada kekotoran yang mengarah pada perbuatan mental di dalam diriku’?”
an6.48:3.7 “Ya, Yang Mulia.”
an6.48:3.8 “Karena engkau mengetahui, brahmana, bahwa jika ada kekotoran batin dalam dirimu, engkau menyadari, ‘Ada kekotoran batin dalam diriku’; atau jika tidak ada kekotoran batin dalam dirimu, engkau menyadari, ‘Tidak ada kekotoran batin dalam diriku’—
an6.48:3.9 demikianlah, brahmana, Dhamma ini terlihat langsung, tidak terikat waktu, mengundang untuk diselidiki, dapat diterapkan, dan dapat diketahui sendiri oleh para bijaksana.”
