Khotbah Pertama tentang Hal yang Terlihat Langsung
Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 6.47
Kenali dunia dalam sutta ini
Dalam sutta ini, kita diajak merenungkan bagaimana ajaran Buddha bukan sekadar teori, melainkan sesuatu yang bisa diverifikasi dalam pengalaman sehari-hari. Mari kita simak dialog antara Buddha dan Sīvaka yang menunjukkan cara sederhana namun mendalam untuk melihat Dhamma secara langsung.
Pengembara Moḷiyasīvaka bertanya kepada Buddha tentang bagaimana Dhamma dapat terlihat langsung dalam kehidupan ini. Buddha membalas dengan pertanyaan: apakah Sīvaka mengetahui ketika keserakahan, kebencian, delusi, dan pikiran-pikiran yang berasal darinya ada atau tidak ada dalam dirinya. Ketika Sīvaka mengiyakan, Buddha menjelaskan bahwa inilah cara Dhamma terlihat langsung, tanpa waktu, mengundang untuk diselidiki, dan dapat dipahami sendiri oleh para bijaksana. Sīvaka kemudian menyatakan berlindung sebagai umat awam.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Setelah berbincang-bincang dengan ramah dan bersahabat, ia duduk di satu sisi. Sambil duduk di satu sisi, pengembara Moḷiyasīvaka berkata kepada Sang Bhagavā:
When the greetings and polite conversation were over, he sat down to one side and said to the Buddha:
Sejauh apakah, Bhante, Dhamma itu terlihat langsung, tidak bergantung pada waktu, mengundang untuk datang melihat, mengarah ke dalam, dapat diketahui sendiri oleh para bijaksana?”
In what way is the teaching apparent in the present life, immediately effective, inviting inspection, relevant, so that sensible people can know it for themselves?”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 6.47 · Khotbah Pertama tentang Hal yang Terlihat Langsung | Tiga Keranjang