‹
AN 6.40

Kimilasutta

Khotbah dengan Kimbila

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 6.40

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini adalah dialog singkat antara Buddha dan Yang Mulia Kimbila tentang kondisi yang menentukan kelangsungan ajaran setelah Buddha wafat. Perhatikan enam hal yang disebutkan berulang kali sebagai kunci pelestarian Dhamma.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Yang Mulia Kimbila bertanya kepada Buddha tentang penyebab Dhamma sejati tidak bertahan lama setelah Buddha parinibbāna. Buddha menjawab bahwa hal itu terjadi ketika para bhikkhu, bhikkhunī, umat awam laki-laki, dan umat awam perempuan tidak memiliki rasa hormat dan penghargaan terhadap Guru, Dhamma, Saṅgha, latihan, ketekunan, dan keramahan. Sebaliknya, Dhamma sejati akan bertahan lama jika mereka memiliki rasa hormat dan penghargaan terhadap enam hal tersebut.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an6.40:1.2 ekaṁ samayaṁ bhagavā kimilāyaṁ viharati niculavane.

an6.40:1.3 Atha kho āyasmā kimilo yena bhagavā tenupasaṅkami; upasaṅkamitvā bhagavantaṁ abhivādetvā ekamantaṁ nisīdi. Ekamantaṁ nisinno kho āyasmā kimilo bhagavantaṁ etadavoca:

an6.40:1.4 “ko nu kho, bhante, hetu ko paccayo yena tathāgate parinibbute saddhammo na ciraṭṭhitiko hotī”ti?

an6.40:1.5 “Idha, kimila, tathāgate parinibbute bhikkhū bhikkhuniyo upāsakā upāsikāyo satthari agāravā viharanti appatissā, dhamme agāravā viharanti appatissā, saṅghe agāravā viharanti appatissā, sikkhāya agāravā viharanti appatissā, appamāde agāravā viharanti appatissā, paṭisanthāre agāravā viharanti appatissā.

an6.40:1.6 Ayaṁ kho, kimila, hetu ayaṁ paccayo yena tathāgate parinibbute saddhammo na ciraṭṭhitiko hoti”.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.