‹
AN 6.37

Chaḷaṅgadānasutta

Persembahan dengan Enam Faktor

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 6.37

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini adalah ajaran tentang bagaimana mempraktikkan kedermawanan (dāna) secara mendalam. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha merinci faktor-faktor yang membuat sebuah pemberian tidak hanya menjadi tindakan baik, tetapi juga menjadi sumber jasa yang melimpah.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sang Buddha melihat dengan mata dewa seorang umat awam bernama Veḷukaṇḍakī, ibu Nanda, yang sedang mempersiapkan persembahan untuk Saṅgha yang dipimpin oleh Sāriputta dan Moggallāna. Beliau kemudian menjelaskan kepada para bhikkhu tentang enam faktor yang membuat suatu persembahan menjadi sempurna: tiga faktor pada pihak pemberi dan tiga faktor pada pihak penerima. Sutta ini diakhiri dengan perumpamaan tentang samudra untuk menggambarkan jasa yang tak terukur dari persembahan yang memiliki enam faktor tersebut.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an6.37:4.1

Evaṁ chaḷaṅgasamannāgatāya, bhikkhave, dakkhiṇāya na sukaraṁ puññassa pamāṇaṁ gahetuṁ:

“Dengan persembahan yang memiliki enam faktor demikian, para bhikkhu, tidaklah mudah untuk mengukur besarnya jasa itu dengan mengatakan:

It’s not easy to grasp the merit of such a six-factored donation by saying that

an6.37:4.2

‘ettako puññābhisando kusalābhisando sukhassāhāro sovaggiko sukhavipāko saggasaṁvattaniko iṭṭhāya kantāya manāpāya hitāya sukhāya saṁvattatī’ti.

‘Sebanyak inilah arus jasa, arus kebaikan, yang menjadi makanan kebahagiaan, mengarah ke surga, berakibat bahagia, menuju ke surga, dan mengarah pada apa yang disukai, diinginkan, menyenangkan, bermanfaat, dan membahagiakan.’”

this is the extent of their overflowing merit, overflowing goodness that nurtures happiness and is conducive to heaven, ripening in happiness and leading to heaven. And it leads to what is likable, desirable, agreeable, to welfare and happiness.

an6.37:4.3

Atha kho asaṅkhyeyyo appameyyo mahāpuññakkhandhotveva saṅkhaṁ gacchati.

Ia hanya disebut sebagai kumpulan jasa yang tak terhitung, tak terukur, dan agung.

It’s simply reckoned as an incalculable, immeasurable, great mass of merit.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.