“Chayime, bhikkhave, dhammā vijjābhāgiyā.
“Para bhikkhu, enam hal ini berperan dalam penembusan.
“These six things play a part in realization.
Sutta tentang Hal-Hal yang Berperan dalam Penembusan
Sutta ini sangat ringkas namun padat. Mari kita renungkan enam persepsi yang disebutkan sebagai kunci penembusan, dan bagaimana masing-masing saling terkait dalam praktik.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menyampaikan kepada para bhikkhu tentang enam hal yang berperan dalam penembusan pengetahuan (vijjā). Keenam hal tersebut adalah persepsi ketidak-kekalan, persepsi penderitaan dalam ketidak-kekalan, persepsi tanpa-diri dalam penderitaan, persepsi pelepasan, persepsi peluruhan, dan persepsi penghentian. Sutta ini menegaskan pentingnya keenam persepsi ini sebagai landasan menuju realisasi.
“Chayime, bhikkhave, dhammā vijjābhāgiyā.
“Para bhikkhu, enam hal ini berperan dalam penembusan.
“These six things play a part in realization.
Katame cha?
Apakah enam itu?
What six?
Aniccasaññā, anicce dukkhasaññā, dukkhe anattasaññā, pahānasaññā, virāgasaññā, nirodhasaññā—
Persepsi ketidak-kekalan, persepsi penderitaan dalam ketidak-kekalan, persepsi tanpa-diri dalam penderitaan, persepsi pelepasan, persepsi peluruhan, dan persepsi penghentian.
The perception of impermanence, the perception of suffering in impermanence, the perception of not-self in suffering, the perception of giving up, the perception of fading away, and the perception of cessation.
ime kho, bhikkhave, cha dhammā vijjābhāgiyā”ti.
Ini, para bhikkhu, adalah enam hal yang berperan dalam penembusan.”
These are the six things that play a part in realization.”
Pañcamaṁ.
Kelima.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.