an6.32:1.1 Atha kho aññatarā devatā abhikkantāya rattiyā abhikkantavaṇṇā kevalakappaṁ jetavanaṁ obhāsetvā yena bhagavā tenupasaṅkami; upasaṅkamitvā bhagavantaṁ abhivādetvā ekamantaṁ aṭṭhāsi. Ekamantaṁ ṭhitā kho sā devatā bhagavantaṁ etadavoca:
Khotbah tentang Tidak Menurun (1)
Dalam sutta ini, kita akan menyaksikan kunjungan singkat seorang dewa yang menyampaikan pesan penting tentang sikap hormat yang menjadi fondasi kehidupan spiritual. Perhatikan bagaimana Buddha menerima dan mengukuhkan pesan tersebut, serta bagaimana ajaran itu diringkas dalam syair penutup yang indah.
Seorang dewa mendatangi Buddha di Hutan Jeta pada larut malam dan menyampaikan enam hal yang mencegah kemunduran seorang bhikkhu: penghormatan kepada Guru, Dhamma, Saṅgha, latihan, ketekunan, dan keramahan. Buddha menyetujui ucapan dewa tersebut, lalu keesokan harinya menceritakan kembali peristiwa itu kepada para bhikkhu dan menegaskan ajaran tersebut dalam bentuk syair.
an6.32:1.1 Atha kho aññatarā devatā abhikkantāya rattiyā abhikkantavaṇṇā kevalakappaṁ jetavanaṁ obhāsetvā yena bhagavā tenupasaṅkami; upasaṅkamitvā bhagavantaṁ abhivādetvā ekamantaṁ aṭṭhāsi. Ekamantaṁ ṭhitā kho sā devatā bhagavantaṁ etadavoca:
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.